Rumah Sakit Tagih Biaya Perawatan Covid-19, Begini Klarifikasi Kemenkes

Implementasi Terapi Plasma Terhadap Salah Satu Pasien di RSUD Waled | Devteo Mahardika Prakoso

BERITARADIORJM.COM - Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Prof. Kadir mengatakan pemerintah mempunyai kewajiban menanggung semua pembiayaan masyarakat terjangkit COVID-19. Hal itu didasarkan pada Undang-undang Wabah Penyakit Menular.

''Tidak dibenarkan pada masyarakat membayar atau juga tidak dibenarkan ada rumah sakit yang menarik uang dari pasien COVID-19,'' katanya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 secara virtual, Rabu 27 Januari 2021.

Namun lebih lanjut ia menjelaskan ada beberapa pertimbangan yang mengharuskan pasien dan keluarga pasien membayar biaya perawatan.

Baca Juga :

Pertama, pasien dan keluarga pasien ingin mendapatkan layanan yang lebih sehingga naik kelas layanan. Tentunya ini ada selisih yang dimintakan kepada pasien

Kedua, pasien dan keluarga pasien ingin mendapatkan pelayanan di luar yang ditanggung BPJS.

Diharapkan semua rumah sakit itu memberikan pengobatan sesuai dengan tata laksana klinik yang telah kita keluarkan. Didalamnya terdapat aturan-aturan, petunjuk-petunjuk tentang strategi pengobatan yang akan diberikan.

Baca Juga :

Berita Pilihan

Berita Lainnya

Berita Radio Network