Ahli Geologi Unpad: Lokasi Longsor Cimanggung Bekas Tambang Batu Diurug Jadi Perumahan

Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Rabu 13 Januari 2021. | Humas SAR Bandung

BERITARADIORJM.COM - Tim Fakultas Teknik geologi Universitas Padjadjaran menganalisis penyebab longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang pada Senin 11 Januari 2021.

Dengan melakukan survei geologi di kawasan bencana longsor tersebut.  Survei dilakukan untuk menganalisis struktur geologi di kawasan permukiman itu.

Dosen Fakultas Teknik geologi Unpad Dicky Muslim menuturkan, berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan Pusat Riset Kebencanaan Unpad, Ikatan Ahli geologi Indonesia, serta sejumlah alumni FTG unpad ditemukan bahwa wilayah yang terjadi longsor tersebut memiliki kontur lahan yang curam.

Baca Juga :

“Tadinya wilayah ini bekas tambang batu dan tanah urugan, lalu kemudian diratakan dan dijadikan perumahan,” ungkap Dicky, Senin 11 Januari malam.

Secara geologi, struktur tanah dan batuan di wilayah Perumahan SBG Desa Cihanjuang termasuk ke dalam bagian batuan vulkanik Qyu. Dalam Peta geologi yang diterbitkan Badan geologi Kementerian ESDM, batuan vulkanik Qyu merupakan produk batuan vulkanik muda yang belum bisa dipisahkan, sehingga masih bercampur antara lapisan keras dengan yang halus.

Karena termasuk batuan vulkanik muda, lapisan tanah dan batuan ini cukup rentan. Kerentanan ini sudah terlihat sebelumnya di beberapa titik.

Berita Pilihan

Berita Lainnya

Berita Radio Network