Lebih dari 42.000 Rumah Warga Rusak Akibat Bencana Sepanjang Tahun 2020

Longsor tembot penahan tebing batu jalan di Kuningan, Jawa Barat | BPBD Kuningan

BERITARADIOSTYLE.COM - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan, BNPB mencatat lebih dari 42.000 rumah warga rusak akibat bencana alam sepanjang tahun 2020.

"Puluhan ribu rumah tersebut rusak dengan kategori berat, sedang dan ringan. Angka tersebut di luar jumlah rumah terendam yang mencapai ratusan ribu di sektor pemukiman," kata Raditya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 02 Januari 2021.

Sementara data Badan Nasional Penanggulangan bencana (BNPB) per 31 Desember 2020, pukul 15.00 WIB, mencatat sebanyak 836.291 unit rumah terendam.

Baca Juga :

"Kerusakan rumah warga tersebut diakibatkan oleh beberapa jenis bencana, seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, gempa bumi dan gelombang pasang atau abrasi," katanya.

Menurut Raditya bencana geologi juga berdampak pada kerusakan rumah, yaitu kejadian gempa dengan magnitudo yang berbeda. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat 11 kejadian gempa merusak pada 2020.

"Sejumlah gempa tersebut mengguncang Simeuleu, Seram, Sukabumi, Tapanuli Selatan, Sabang, Maluku Utara, Bengkulu, Talaud, Pangandaran, Mamuju Tengah dan Brebes-Kuningan," lanjutnya.

Baca Juga :

Berita Pilihan

Berita Lainnya

Berita Radio Network